kamu

Posted: 2 Januari 2009 in puisi

Aku duduk terpaku

Ketika kurasakan

Sepoi-sepoi bercanda di antara kelopak lentik

Semilirnya menitipkan embun sepercik
Sebagai sajak rayuan yang lembut menggelitik

Aku mengingat mu ……………

Teringat masa yang lalu

Ketika saat itu ku memandang mu

Diantara tas dan bola basket mu

Duduk sambil menyeka keringat mu

Betapa lelah nya kau setelah latihan itu

Namun kau tetap terseyum

Oh …..senyum itu

Dalam panas mentari, elokmu menebarkan makna

Bagai lelah tak pernah menyapa

Menepiskan duka, menghantarkan bahagia

Menarik segenap alam tuk hening memuja

Serasa waktu terhenti

Namun musim ini mesti segera berganti

Mengikuti kemana bintang gemintang menunjuk tinggi


Sang angin pergi, berjanji dalam diam tuk kembali

Di sudut kota ini

Aku terpaku sendiri ketika kudapatkan kabar

Tentang dirimu lagi

Namun dunia ku terasa terhenti

Dadaku serasa bergolak, aku menyeruak dan berteriak

Tuhan,,,,,,,mengapa???

Haruskah dia tertaring lemah

Menantang nasib dalam selang-selang infuse

Tak terbayangkan oleh ku

Ketika Air matamu mengiris hati

ketika usapan telapak tangan ibumu ke wajahmu yang pucat

terlihat ketakutan akan kehilangan

Disini……Aku hanya bisa bersujud dalam do’a

Ketika semua tak lagi terasa

Aku hanya bisa berharap.

Kau harus tegar…….

Terjang semua tantangan

Dan itulah KAU yang ku tahu

Kau bangkit dari mimpi buruk mu

Kau terjang badai yang menghampirmu

Demi sebuah kehidupan

Mengalirkan manis madu pada sejuta kumbang

Meski badai bertiup, kau tetap tegak tak tumbang

Ketegaranmu seakan mengapus ragu dan bimbangDi penghujung musim

Terucap syukur dari bibir ayah bunda bundamu

Dari sahabat2 yang menyayangimu

Terima kasih Tuhan ku……

Di suatu masa….

Dan jikalau akhirnya takdir kemudian mengijinkan

Berkuasa membawa dirimu pada masa dan ruang kepastian.

Musim semi itu akhirnya terjemput.

Pijar-pijar bahagia bergelayut di taman sang pencinta.

Menyesakan dada hingga tak mampu berkata

Udara yang diam begitu indah

Menghadirkan bola matahari

Dengan kemuning sinarnya

Dan sekarang semoga kau selalu berbahagia

Dalam kehidupanmu berikutnya

mungkin Ini sulit untuk kukatakan

Dan ini tak mungkin untuk kuucapkan

Kesalahan slalu datang

dan kebenaran tak pernah pergi meninggalkan kita

Awal slalu berat dan akhir tak selamanya manis,

maka bersyukurlah atas apa yg terjadi .

Tuhan mencintaimu dan tak pernah berpaling darimu…..

Embun pagi tak pernah lelah menantimu terbangun dr mimpi

Meski pelangi menghalangi dan mentari enggan menyinari

Dia kan slalu hadir disetiap pagi

Dia mengukir ujung perjalanan

yang masih cukup panjang ini..

dan izinkanlah aku disini

untuk selalu mengamati kamu dan perjalani hidup mu

kamu……

kan selalu menjadi inspirasi ku



Terimakasih telah membuka blog ini, puisi ini ku ciptakan untuk seseorang…maaf waktu itu ku tak bisa datang menjenguk mu,,maaf juga karena t’lah tercipta sebuah puisi tentang mu…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s