Dan t’kan pernah lagi ada

Posted: 15 Juni 2008 in puisi

Dan tak kan pernah lagi ada

By : Meri Andriani

 

 

12 april waktu itu…….

Kata-kata ku mengarus dan berpusar

Mengalirkan silhuet dan lanskap hidup

Menciptakan seuntai puisi

Mengalun indah sempurna hanya untuk mu

Mengulurkan tangan mengucap ‘ selamat  ‘

Semoga bahagia di hari jadi mu

Seolah tiada kata lagi, selain kata “selamat bahagia”

Namun 12 april kali ini, tahun ini

Tak ada puisi yang mampu terpatri d hati

Yang di ciptakan untuk mu, mengucap selamat bahagia pada mu

Tak ada alunan kata indah yang sempurna,

Yang dapat terucap untuk mu, karena ku tak mampu

Seakan ada yang lepas dari jari jemari, meluncur ke luas nya dunia

Dan hati terasa tersileti nyeri

Relief dan pahatan luka hati begitu tegas dan jelas

Pada kaligrafi dinding hati yang tercipta

Dan tak kan pernah lagi ada, setiap untaian kata-kata

Tak kan pernah lagi ada puisi hari bahagia

Namun tetaplah selalu ingat, ada batu  semangat tak pernah kaku

Ada lubang jati diri tak hilang,yang terseok menyusuri jalan berkelok

Jatuh bangun namun tetap tekun

Demi masa depan, demi kesejahteraan, demi kebahagiaan

Demi tuhan, tetap dan teruslah berjuang

Capailah sebuah harapan.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s