artikel Meri

Posted: 15 Juni 2008 in puisi

Berjilbab bukan mode atau sekedar pilihan

 

            Rambut adalah mahkota wanita, keindahan dari wanita dapat terlihat dari rambut nya,,,,,benarkah begitu?wanita adalah benteng kehidupan, jika wanita pada rusak akan rusak pula suatu generasi.bagaimana dengan wanita berjilbab?agama mewajibkan kaum muslimah untuk berjilbab, menutup aurat agar tidak terjadi kemaksiatan.

            Berbagai masalah yang terjadi dikalangan muslimah. Banyak hal yang membuat kita bertanya-tanya tentang jilbab. Mengapa banyak di antara muslimah kebanyakan tidak berbusana muslimah sebagai mana mestinya. Apalagi di zaman sekarang muslimah tidak lagi memandang jilbab sebagai perintah Allah tetapi hanya sebagian dari mode. wajar saja kalau sekarang kita sulit untuk membedakan mana wanita muslimah dan yang bukan muslimah. IKUTAN adalah hal yang menjadi figur wanita muslimah pada saat ini, muslimah saat ini bungung siapa yang harus dia contoh. bahkan kecendrungan mengambil sikap berani, mereka mengikuti pujaan mereka baik gaya hidup, cara berpakaian, dan banyak lagi.

Wanita muslimah sekarang bahkan lebih senang seksi yang selalu mengundang kemaksiatan yaitu belalak mata para pria hidung belang yang tak jarang terjadi pemerkosaan.hilangnya pedoman hidup banyak diantara wanita yang mengaku muslim melakukan aktivitasnya sehari-hari hanya bermodalkan selera dan keinginan saja, mulai dari cara berpakaian, bergaul dan berbicara. Padahal apa yang mereka lakukan belum tentu benar sementara Alqur’an mengatur itu semua.

Wajar saja ketika fungsi Alqur’an tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Maka yang terjadi adalah kerusakan dan kehancuran moral.sekarang yang membuat kita penasaran untuk dibahas adalah mana yang lebih baik antara yang berjilbab tapi berakhlak jelek, atau yang tidak memakai jilbab tapi akhlak nya mulia? Jawabanya yang benar adalah “ berjilbab dan berakhlak mulia “ memang betul labih baik begitu, itu adalah logika yang sangat sederhana, masalah nya bukan itu. Menjawab seperti itu, menjawab seperti itu kesannya tidak logis. Tentunya keduanya pilihan tadi adalah sama-sama salah,sama-sama ada kurangnya.mana yang mendingan? Memilih yang lebih baik? Pilihanya tidak mesti sempurna.pastilah menurut kita tentunya jauh lebih baik berjilbab dan berakhlak mulia bukan?memang di tengah-tengah masyarakat wanita berjilbab sering dipandang sebelah mata karena dituntut harus lebih baik, manusia kan ga’ ada yang sempurna jadi wajar saja jika ada sedikit kesalahan. Jadi haruskah wanita berjilbab?

Banyak wanita yang berjilbab namun cara berpakaian yang ketat-ketat, sebaliknya ada juga wanita yang tidak memakai jilbab namun cara berpakaian dan akhlaknya bagus. Tentu saja juga ada wanita yang berjilbab dan akhlaknya bagus.sebaliknya ada juga wanita yang berjilbab dan akhlaknya buruk. Melihat berbagai kemungkinan itu mungkin kita lebih memilih wanita yang hatinya berjilbab, alias berakhlak bagus tanpa melihat dia berjilbab atau tidak. Berjilbab itu adalah syariat bukan mode atau sekedar pilihan.

 

 

 

 

 

By : Meri Andriani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s